Ekonomi Indonesia Mengalami Anomali, Sebut JK

By Tegar News (TEN|STV) 02 Jan 2018, 16:24:52 WIBEkonomi & Bisnis

Ekonomi Indonesia Mengalami Anomali, Sebut JK

Keterangan Gambar : Ekonomi Indonesia mengalami anomali karena hanya tumbuh tipis, sementara indikator makro dalam negeri cukup positif.(sumber foto fajaronline.co.id)


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami anomali karena hanya tumbuh tipis, sementara indikator makro dalam negeri cukup positif.

"Negara lain pertumbuhannya lebih tinggi, padahal indikator ekonomi positif untuk perubahan," ungkap Jusuf Kalla, Selasa (2/1/2018).

Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi kuartal III 2017 sebesar 5,06 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini sebenarnya lebih baik bila dibandingkan dengan kuartal II 2017 sebesar 5,01 persen.

Sayangnya, pencapaian ini masih di bawah ekspektasi pemerintah dan Bank Indonesia yang semula memperkirakan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2017 dapat mencapai 5,3 persen hingga 5,4 persen.

Jusuf Kalla melanjutkan, beberapa faktor yang seharusnya mendorong ekonomi Indonesia tumbuh signifikan, diantaranya tingkat inflasi yang rendah dan kenaikan harga komoditas.

"Harga komoditas sekarang Alhamdulillah naik, dulunya sering menjadi kambing hitam. Kemudian utang Indonesia terjaga," terang Jusuf Kalla.

Namun, ia menyebut investasi riil di Indonesia perlu ditambah untuk lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Artinya, bukan hanya jumlah investasi di pasar modal yang meningkat.

"Jadi dalam bentuk fisik juga, pabrik, apakah itu smelter dan lain-lain," kata Jusuf Kalla.

Untuk itu, sejumlah emiten diharapkan untuk menambah ekspansinya agar investasi riil bisa ikut terangkat. Hal ini karena letak permasalahan utama Indonesia masih pada investasi riil.

Sementara itu, ia mengapresiasi pencapaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menanjak signifikan pada tahun 2017 hingga menembus rekor tertinggi di level 6.355.

"Kami bangga kepada indeks. Indeks yang selalu dilalui tiap hari ialah harapan, jadi bahwa saya membeli saham ini dengan harapan usahanya lebih baik," pungkas Jusuf Kalla. 

Oleh: Mahesa|Editor: Mila



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Jual Showcase Cooler

    wah mantap nih goofood, makin rajin bakar duit dan berguna buat yang cuma modal ...

    View Article
  • JANEhaf

    How much will it cost to publish a banner of my website in your site for a one ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ срочно на карту онлайн без проверки ки - ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ онлайн асбест - http://onezaym.ru <a ...

    View Article