Indonesia Muda: Upaya Penggagalan Reuni Akbar 212 Semakin Gencar dan Cenderung Provokatif

By Tegar News (TEN|STV) 27 Nov 2018, 15:17:17 WIBPolitik

Indonesia Muda: Upaya Penggagalan Reuni Akbar 212 Semakin Gencar dan Cenderung Provokatif

Keterangan Gambar : (dok) Aksi 212.


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Upaya penggagalan Reuni Akbar  212 yang akan dilaksanakan pada Ahad, 2 Desember 2018 mendatang, beberapa hari ini disinyalir semakin menguat. Dari pemasangan spanduk gelap yang dilakukan oleh sekelompok orang yang berisikan ajakan untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut, sampai ada tersiar kabar burung bertepatan dihari yang sama (2/12), pemerintah akan menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Menurut Lutfi Nasution, Ketua Umum Relawan Indonesia Muda, secanggih-canggihnya upaya apapun yang dilakukan oleh manusia, jika Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa sudah berkehendak, _kun fa ya kun_, maka tak ada satupun manusia dimuka bumi ini yang dapat mencegahnya kehendakNYA," dalam pesan singkatnya kepada redaksi.

"Saya mengira bahwa upaya sekelompok orang untuk menggagalkan Reuni Akbar 212 tidak membuahkan hasil, justru upaya mereka yang gagal total," ungkapnya.

"Karena upaya mereka gagal, jika desas-desus pemerintah pada 2 Desember 2018 akan melaksanakan Peringatan Maulid Nabi di masjid Istiqlal benar adanya, maka saya menduga ini sebagai indikasi upaya pemerintah melakukan penggembosan terhadap peserta Reuni Akbar 212," katanya.

Lutfi menegaskan bahwa Reuni Akbar 212 bukanlah ajang kampanye salah satu capres dan cawapres tertentu. Indonesia Muda mendukung penuh Reuni Akbar 212. Siapapun boleh ikut, bahkan suadara kita yang non muslim pun boleh hadir, karena ini kegiatan damai dan sejuk.

"Hanya pihak-pihak yang phobia Islam aja yang ketakutan dengan kegiatan ini, sejarah membuktikan pada saat Aksi Bela Islam 2 Desember 2016, kita menjaga saudara kita yang non muslim melangsungkan pernikahan di gereja Katedral dan tidak ada sebatang rumputpun yang mati terinjak," jelasnya.

"Indonesia Muda mendukung dan akan menghimbau seluruh anggotanya baik yang muslim maupun yang  non muslim untuk hadir dalam Reuni Akbar 212 di Monas, dengan menggunakan baju muslim dan bagi non muslim mengenakan busana berkerah sanghai, jangan ada atribut salah satu capres  dan cawapres. Ingat, kita berkumpul di Monas. Bukan di Istiqlal," tegasnya.

Ketua Umum Relawan Indonesia Muda ini juga mengingatkan untuk mewaspadai provokator menyelinap masuk dalam barisan Reuni Akbar 212 yang bisa merusak makna dan hakekat mulia kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan doa untuk bangsa.

"Ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi, kita perlu mewaspadai provokator yang disusupi oleh kelompok tertentu yang bertujuan menodai kegiatan mulia ini. Kita harus saling jaga, saling mengingatkan dan saling mengayomi, walaupun kita berasal dari daerah yang berbeda, sehingga jika terjadi hal-hal yang menjurus "kejanggalan" dan atau "berbau provokasi" kita bisa cegah sejak dini secara bersama-sama," terangnya.

"Indonesia Muda akan selalu setia berada digaris rakyat dan berjuang bersama ulama menunaikan kewajiban untuk menegakan _amal ma'ruf nahi munkar_ yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur," pungkasnya.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Jual Showcase Cooler

    wah mantap nih goofood, makin rajin bakar duit dan berguna buat yang cuma modal ...

    View Article
  • JANEhaf

    How much will it cost to publish a banner of my website in your site for a one ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ срочно на карту онлайн без проверки ки - ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ онлайн асбест - http://onezaym.ru <a ...

    View Article