Korupsi Merajalela, UU Pemilu Perlukah Direvisi?

By Tegar News (TEN|STV) 19 Nov 2018, 09:54:56 WIBPolitik

Korupsi Merajalela, UU Pemilu Perlukah Direvisi?

Keterangan Gambar : Nicodemus Godjang, Politisi PDI Perjuangan Kota Bekasi


Korupsi Merajalela, UU Pemilu Perlukah Direvisi?

Oleh: Nicodemus Godjang

BEKASI, TEGARNEWS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada bupati Pakpak, terhitung sekitar 37 kepala daerah kena OTT bahkan lebih. Dan ratusan anggota DPR dan DPRD. Fenomena ini sangat memilukan dan belum menjadi efek jera bagi para pejabat. Belum ada kesadaran ataukah memang menjadi budaya?

Menurut saya sampai kapan pun jika UU Pemilu tidak direvisi budaya Korup ini akan terus menggurita. Padahal komisi antirasua ini begitu gencar dan tidak ada kompromi degan korupsi. Namun penangkapan terus terjadi…apakah semua pejabat negara itu mau ditangkap? Sy pikir tidak! Salah satu dampak maraknya korupsi menurut sy karen sistem pemilu yang high cost. Tingginya cost politik atau biaya politik mnjadi salah satu faktor utama korupsi marak.

Sehingga saya katakan sampai kapan pun korupsi akan terus merajalela jika UU Pemilu masih sperti ini. Degan UU Pemilu, memang bukan faktor satu-satunya. Namun setidaknya sistem pemilu ini memaksa calon pejabat untuk berbuat hal yang korup. Ditambah lagi “tekanan” masyarakat saat pemilu dilakukan. Sehingga terjadi politik uang. Dimana calon-calon pejabat harus mengeluarkan uang yg begitu besar untk menjadi seorang pejabat. Baik eksekutif maupun lagislatif. Ini ironis dan sulit dihindarkan.

Tingginya biaya politik akhirnya memaksa pejabat itu ketika terpilih melakukan tindakan yg korup. Karena memang jika calon pejabat itu tidak memiliki kapital yang memadai sangat sulit untk terpilih. Karena semua membutuhkan uang. Mulai dari alat peraga, biaya konsolidasi, sosialisasi, semua membutuhkan uang yang besar. Jika tidak jangan berharap untuk terpilih. 

Lantas, apakah UU Pemilu ini harus dipertahankan? Menurut saya DPR dan Presiden harus segera berpikir dan merevisinya. Jika tidak jangan berharap bisa meminimalisir kejahatan korupsi. Bahkan bisa saya katakan bahwa sistem Pemilu ini adalah pencipta Koruptor baru.

Solusinya? Menurut saya, sistem pemilu bagi kepala daerah baik provinsi dan kota/kab harus kembali degan sistem perwakilan rakyat seperti yang termaktub dalam Pancasila ayat 4. Artinya, gubernur dan bupati/walkot dipilih oleh DPRD saja sebagai perwakilan rakyat. Lantas bagmna degan legisltif? Ya, legislatif tetap dipilih rakyat namun diwakili oleh partai politiknya. Artinya mengguna sistem terutup. Dimana parpol menyeleksi calon wakil rakyat berdasarkn nomor urutnya. Sehingga yang melaksnakan kampanye adalah parpol. Bukan caleg. Sama sperti sistem orde baru. Namun sy tegaskan sy bukan pendukung Orba. Tapi ada hal positif dari Orba yang juga harus diadopsi. Hanya Pilpres saja yg memungkinkan dilakukan secara terbuka dan dipilih langsng oleh rakyat.

Dengan sistem pemilu legislatif dan pilgub serta pilkada dilakukan secara tertutup mungkin bisa meminimalisir korupsi. Rakyat tetap menjadi penentu, dilakukan secara perwakilan, yakni melalui parpol. Karena sejatinya parpol adalah perwakilan rakyat. 

Semoga tulisan singkat ini bisa menginspirasi kita semua. Ingat, degan sistem tertutup bukan kemunduran demokrasi. Namun kecerdasan berdemokrasi. Terimakasih. Merdeka!!!

Nicodemus Godjang
Politisi PDI Perjuangan Kota Bekasi



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Jual Showcase Cooler

    wah mantap nih goofood, makin rajin bakar duit dan berguna buat yang cuma modal ...

    View Article
  • JANEhaf

    How much will it cost to publish a banner of my website in your site for a one ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ срочно на карту онлайн без проверки ки - ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ онлайн асбест - http://onezaym.ru <a ...

    View Article