KPK dan Komite Antisuap Jepang Sepakat Perangi Korupsi di Sektor Swasta

By Tegar News (TEN) 18 Jul 2018, 23:44:04 WIBNasional

KPK dan Komite Antisuap Jepang Sepakat Perangi Korupsi di Sektor Swasta

Keterangan Gambar : Delegasi ABC-J yang terdiri dari Akira Takeuchi, Kengo Nishigaki, Shinya Fujino, Takashi Naitoh, Takeshi Yoshida, dan lain-lain, disambut dengan ramah oleh pimpinan KPK yaitu Laode M Syarif, Basaria Panjaitan, Saut Situmorang, Alexander Marwata dan dua orang penasehat KPK.


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Anti Bribery Committee of Japan (ABC-J) yang merupakan kumpulan penegak hukum dan ahli hukum di Jepang dibawah koordinasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB- United Nations Global Compact)  mengadakan kunjungan kehormatan (courtesy visit) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (18/07/2018).

Dalam pertemuan dan rapat yang dipimpin Laode M. Syarif tersebut mereka sepakat untuk saling mendukung dalam hal pemberantasan suap dan korupsi, baik yang dilakukan oleh individu, korporasi maupun pemerintah.

"Kita berharap ABCJ ini menasehatkan kepada seluruh perusahaan Jepang di Indonesia untuk tidak lagi menyuap pejabat indonesia. Kedua, tidak lagi membayar fasilitas yang diharapkan para pejabat Indonesia," kata Laode dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

KPK berharap agar ABC-J memberikan advis kepada seluruh korporasi Jepang yang ada di Indonesia untuk tidak sekali-kali jika ada, menuruti permintaan suap/sogok dari oknum pejabat atau siapapun dan atas nama apapun.

Baca Juga: Jepang Apresiasi Peran KPK Guna Menciptakan Iklim Investasi yang Bersih 

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif juga menegaskan, apabila ada oknum pejabat yang meminta suap dan sejenisnya agar dilaporkan kepada KPK, dan KPK akan melindungi 100% pemberi laporan tersebut (whistleblower).

“KPK tidak bermaksud untuk mematikan iklim investasi, namun KPK berharap investasi terus masuk ke Indonesia dan berkembang, akan tetapi praktek bisnisnya harus clean and clear. Terlebih lagi investor Jepang, sangat diharapkan untuk terus meningkatkan investasinya di tanah air di berbagai bidang yang diperlukan Indonesia,” jelasnya.

KPK saat ini telah mempunyai guideline pencegahan suap, sogok dan korupsi untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sementara guideline untuk usaha menengah dan besar, KPK sedang mempersiapkan panduannya.

“Dengan guideline tersebut diharapkan agar pelaku bisnis selalu berhati-hati dalam menjalankan bisnisnya dan jangan sampai reputasi bisnisnya hancur gara-gara praktik suap, sogok maupun korupsi dimana saat ini KPK sudah mulai mentargetkan perusahaan sebagai pelaku suap, sogok dan korupsi,”  tutup  Laode. (Stv)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Liverpool

    Wow artikel luar biasa dan fantastis teman saya kerja bagus dan semoga sukses untuk ...

    View Article
  • Liga Inggris

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • Prediksi Bola

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • DanielaFernández

    Di Bawah Ini Kami Mendapatkan Hasil Yang Harus Patut Anda Waspadai Supaya Tidak ...

    View Article