Luxtuma Jadi Obat Termahal di Dunia

By Tegar News (TEN) 15 Jan 2018, 11:17:02 WIBKesehatan

Luxtuma Jadi Obat Termahal di Dunia

Keterangan Gambar : Pengobatan ini membutuhkan biaya US$425 ribu sekali suntik untuk satu sisi mata saja.  (sumber foto Merdeka.com)


TEGARNEWS.com - Obat yang sudah disetujui oleh FDA pada bulan lalu ini dihargai US$850 ribu (Rp11 miliar). Dengan harga ini, luxtuma menjadi obat yang termahal di dunia sampai saat ini. 

Obat yang diproduksi oleh Spark Therapeutics dan awalnya berusaha untuk menjual obat ini dengan harga US$1 juta (Rp13 miliar). Namun pada akhirnya mereka harus menjualnya dengan harga yang lebih murah setelah perusahaan asuransi mengekspresikan kekhawatiran akan kemampuan mereka untuk bisa menutupi biaya pengobatan tersebut. 

Sekalipun harganya turun, namun luxtuma ini masih jauh lebih mahal daripada semua obat lainnya di pasar global, termasuk dari dua perawatan terapi gen lain yang disetujui FDA tahun lalu. 

Bukan cuma harganya yang sangat mahal, namun obat terapi gen ini juga berukuran kecil. Luxtuma adalah obat satu kali suntikan yang menggunakan virus untuk 'mengirimkan' gen pengganti ke jaringan tissue retina mata orang yang lahir dengan mutasi genetik spesifik dan menyebabkan kematian. 

Pengobatan ini membutuhkan biaya US$425 ribu sekali suntik untuk satu sisi mata saja. 

Dengan harga yang mahal ini, pengembang obat tersebut berpendapat bahwa luxtuma hanya ditujukan untuk sekali penggunaan. Ini membedakannya dari obat tradisional yang konsumsi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

"Kami ingin menyeimbangkan nilai masalah jangkauan dengan harga yang bertanggung jawab yang akan menjamin akses untuk pasien," kata Jeffret Marrazzo, CEO Spark Therapeurics kepada The Star dikutip dari Oddity Central. 

Hanya saja, sekalipun berdalih bahwa harga tersebut pantas mengingat perbandingan jangka waktu dan kemungkinan biaya lainnya, namun tetap ada pertentangan soal ini. 

"Spark Therapeutics memberi harga luxtuma terlalu mahal. Sistem kali tidak bisa mengatasi harga yang tak adil seperti ini," kata David Mitchell, pendiri organisasi Patient for Affordable Drugs. 

Oleh: Salma|Editor: Watna



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. penebal rambut 25 Jun 2018, 15:03:38 WIB

    itu sih sudah bukan mahal lagi, tapi mewah. kalau obat itu di jual udah bisa beli apa aja yah di indonesia? hehe. kalau saya sih masalah obat lebih baik yang terjamin dan terpercaya.

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Liverpool

    Wow artikel luar biasa dan fantastis teman saya kerja bagus dan semoga sukses untuk ...

    View Article
  • Liga Inggris

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • Prediksi Bola

    Masih kami tunggu info selanjutnya... Thanks! ...

    View Article
  • DanielaFernández

    Di Bawah Ini Kami Mendapatkan Hasil Yang Harus Patut Anda Waspadai Supaya Tidak ...

    View Article