Mahasiswa Sebut Dirut PDAM Patriot Sudah Wanprestasi Dalam Pemisahan Aset

By Tegar News (TEN|STV) 05 Okt 2018, 21:29:03 WIBPolitik

Mahasiswa Sebut Dirut PDAM Patriot Sudah Wanprestasi Dalam Pemisahan Aset

Keterangan Gambar : PDAM Bekasi.


BEKASI, TEGARNEWS.com - Lembaga Kajian Mahasiswa Bekasi angkat bicara terkait pemisahan asset PDAM Bekasi antara pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Solihat dinilai gagal memenuhi target yakni enam bulan kepemimpinannya harus dapat melakukan pemisahan asset pesan Rahmat Effendi pada pelantikan tanggal 13 november 2017.

Ketua Kajian Mahasiswa Bekasi, Rifai menyatakan Solihat dalam masa jabatannya sebagai Direktur Utama PDAM Patriot sudah wanprestasi dalam pemisahan asset.

"Pada saat pelantikan Dirut PDAM Patriot Walikota menyatakan Solihat harus bisa dapat melakukan pemisahan asset PDAM namun kenyataannya sampai saat ini belum terjadi pemisahaan tersebut," terangnya.

Dirut PDAM Patriot harus dievaluasi kinerjanya sudah 11 bulan menjabat apa yang diperintah Walikota belum dilakukannya.

"Menurut kami Walikota Bekasi harus mengevaluasi kinerja dirut PDAM Tirta Patriot karena amanah yang diberikan oleh Walikota tidak terealisasi dalam 6 bulan, kalo diperlukan Solihat harus diganti dengan orang berkompeten," ucap Rifai.  

Sementara, tudingan mahasiswa yang menamakan dirinya Kajian Mahasiswa Bekasi terhadap Direktur Utama PDAM Tirta Patriot yang dinilai tidak menepati janji saat awal sumpah jabatannya yang menyatakan siap menjalankan pemisahan aset selama 6 bulan seperti yang diperintahkan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Tudingan mahasiswa tersebut langsung dibantah oleh Humas PDAM Tirta Patriot, Uci Indrawijaya,  menurutnya PDAM Tirta Patriot sudah siap soal pemisahan aset dengan PDAM Tirta Bhagasasi, namun, kewenangan pemisahan aset itu ada di kepala Daerah.

"Lah wanprestasinya dimana, kita sudah siap kok, dari mulai kajian data pelanggan, penghitungan aset dan lainnya. Tapikan kewenanganya ada di dua kepala Daerah, yaitu WaliKota Bekasi dan Bupati Bekasi. Jadi kita (PDAM Tirta Patriot) cuma pelayanan atau operator." kata Uci kepada awak media saat di hubungi melalui telpon selulernya.

Lebih lanjutnya, Pria yang juga pengurus DPD Partai Golkar Kota Bekasi ini mengatakan, proses transisi kepemimpinan di Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu menambah pemisahan aset jadi ikut molor waktunya.

"Waktu itu sudah siap kok penandatanganan, cuma karena ada Pilkada, jadi ada terhambat di birokrasi. Kan yang tandatangan harus Bupati definitif bukan wakilnya. Nah saat itu Bupati Bekasi, Neneng sedang cuti kampanye Pilkada," tutupnya. 

Reporter: Ricky Jelly Cr



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • pemesanan jasa seo

    infonya sangat layak untuk dibaca. good job. ...

    View Article
  • toko online alat perkakas di jakarta

    dengan banyak nya tenaga honorer yang tidak terpakai seperti seharusnya bisa ...

    View Article
  • jual sarung tangan safety 3m

    semoga penutupan jalur ini tidak berlangsung lama agar kereta lain bisa beroperasi ...

    View Article
  • Gurgaon Escorts

    People tend to choose the Kolkata escorts because of the spacious ramble of office ...

    View Article