Polemik Kebijakan Import, PAPD: Import Beras Bisa Jadi Sarang KKN

By Tegar News (TEN|STV) 25 Okt 2018, 09:25:01 WIBPolitik

Polemik Kebijakan Import, PAPD: Import Beras Bisa Jadi Sarang KKN

Keterangan Gambar : Direktur Eksekutif Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) Marthen Y. Siwabessy.


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Kebijakan import beras dari Thailand dan Vietnam yang dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjadi polemik di tengah masyarakat.

Saling lempar komentar antar lembaga pemerintahan yakni Kementerian Perdagangan dengan Badan Urusan Logistig (BULOG) telah menimbulkan keresahan, pasalnya kedua institusi ini saling lempar.

Demikian disampaikan oleh Direktur Eksekutif Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) Marthen Y. Siwabessy, dalam jumpa pers di Cikini, Jakarta, Rabu malam (25/10/2018).

"Tak hanya meresahkan masyarakat, lembaga pemerintahan yang seharusnya mengedepankan data sebagai faktor penunjang kebijakannya malah berpolemik secara terbuka dengan pernyataan-pernyataan yang kurang etis dihadapan publik," ujarnya.

Seharusnya, kata Marthen, sebagai lembaga pemerintahan, Bulog dan Kementerian Perdagangan harus bisa meredam perbedaan pendapat. Namun justru sebaliknya perbedaan pendapat tersebut secara telanjang diungkap dan dilemparkan ke tengah-tengah masyarakat. 

"Hal ini memberikan deskripsi dengan jelas bahwa Pemerintah saat ini berjalan tanpa komando yang jelas sehingga memunculkan pertanyaan dibenak kita, dimana Presiden Republik Indonesia saat terjadi kekacauan komunikasi dan kordinasi antar lembaga pemerintahan seperti ini," tambahnya.

Menurut Marthen,  akibat polemik import beras yang berlarut-larut seperti ini dikhawatirkan akan menimbulkan ketidakpastian terkait langkah strategis yang diambil oleh pemerintah. 

Ketika langkah strategis dari pemerintah menjadi tidak pasti, maka segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah agar tetap bisa menjaga stabilitas harga, mampu menjaga confidence bisnis, kondisi bisnis dan sebagainya malah menjadi kontraproduktif. 

"Tak tertutup kemungkinan polemik import kebutuhan pangan ini dapat menggerus kepercayaan publik," terangnya.

Namun demikian, kata Marthen,  terlepas dari siapa yang benar atau salah, Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk segera melakukan penyelidikan terkait rencana import beras yang terindikasi direncanakan dengan cara-cara yang diluar prosedur standart proses import pangan untuk memenuhi kebutuhan beras nasional.

"Seperti diketahui berdasarkan pemberitaan yang sudah tersebar luas bahwa stok beras Bulog masih aman dan perkiraan cuaca tahun ini sangat bagus sehingga rencana panen raya di mayoritas wilayah di Indonesia berjalan sesuai dengan rencana," imbuhnya.

Diakui Marthen, pihaknya mengajukan permohonan kepada Komisi  Pemberantasan Korupsi RI (KPK RI) untuk segera melakukan Penyelidikan dan/atau Penyidikan serta memanggil dan memeriksa berbagai pihak yang terkait dalam permasalahan import beras yang patut diduga telah menjadi sarang KKN di bidang kebutuhan pangan dalam negeri. 

"Kami meyakini bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi RI (KPK RI) adalah lembaga yang memiliki integritas tinggi dalam melaksanakan upaya pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan praktek persekongkolan jahat yang kerap dilakukan oleh para pengambil keputusan di negara ini," pungkasnya.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Bergaransi

    Desain situsnya sangat menarik gan.... mantap sekali. https://perusahaanseo.weebly.com/ ...

    View Article
  • Jasa SEO Indonesia Terbaik Bergaransi Uang Kembali

    Tampilan web Anda sangat bagus dan menarik. Great Job! ...

    View Article
  • Thousand Islands Jakarta

    Gak hanya pulau pari, semua wisata pulau yang ada di kepulauan seribu ( Thousand ...

    View Article
  • Supplier Handuk

    Tuuh,, makanya sering dicuci handuk nya,, karena ternyata handuk ini merupakan sarang ...

    View Article