Polisi Kanada Klaim Serangan Pada Anak Berhijab Tidak Terjadi

By Tegar News (TEN|STV) 16 Jan 2018, 13:12:32 WIBInternasional

Polisi Kanada Klaim Serangan Pada Anak Berhijab Tidak Terjadi

Keterangan Gambar : Polisi pastikan serangan terhadap anak hijab tidak terjadi. (sumber foto sindonews.com)


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Polisi Kanada memastikan bahwa dugaan serangan terhadap anak perempuan berusia 11 tahun saat berangkat sekolah karena mengenakan hijab tidak terjadi.

Kepolisian Toronto menyelidiki insiden kejahatan kebencian (hate crime) setelah menerima laporan dari anak perempuan tersebut. Si anak melaporkan bahwa seorang pria yang  membawa sebilah gunting mengancam akan memotong hijabnya saat dia akan berangkat sekolah, Jumat (12/1/2018) pagi.

Pada Senin (15/1/2018), polisi memastikan tak ada tindak kejahatan yang terjadi.

"Kami mengumpulkan banyak bukti, kami mempertimbangkan bukti dan menyimpulkan bahwa yang digambarkan tidak terjadi," kata juru bicara Kepolisian Toronto, Mark Pugash seperti dlaporkan Reuters. Dia menambahkan penyelidikan telah berakhir.

Keluarga anak perempuan tersebut belum dapat dimintai keterangan.

Pernyataan polisi tersebut diungkapkan tekanan terhadap pemerintah Kanada untuk memerangi sentimen anti-muslim, setahun setelah penembakan fatal di sebuah mesjid.

Para peneliti mencatat peningkatan aktivitas ektremis sayap kanan jauh di Kanada, sebagian besar membidik warga muslim.

Survei Komisi Hak Asasi Manusia Ontario, tahun lalu menemukan sentimen sangat negatif pada muslim meningkat dibandingkan pada kelompok lain.

"Kami semua sangat khawatir akan dampak semua ini," kata pegiat HAM Kanada, Amira Elghawaby.

Dia menambahkankan klaim palsu anak itu bisa membuat orang enggan melapor jika menjadi sasaran kejahatan kebencian. Atau bisa juga mengurangi kepercayaan saat mereka melaporkan kejadian tersebut.

Pada 29 Januari lalu, enam jemaah tewas dalam penembakan di sebuah mesjid di Kota Quebec. Pelaku adalah seorang mahasiswa keturunan Prancis-Kanada.

Dewan Muslim Nasional Kanada meminta pemerintah untuk mendeklarasikan hari penembakan di mesjid itu sebagai hari peringatan Islamofobia. Perdana Menteri Quebec Philippe Couillard telah menolak permintaan itu. Adapun Trudeau belum menyatakan apa pun.

Oleh: Mahesa|Editor: Watna



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Jual Showcase Cooler

    wah mantap nih goofood, makin rajin bakar duit dan berguna buat yang cuma modal ...

    View Article
  • JANEhaf

    How much will it cost to publish a banner of my website in your site for a one ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ срочно на карту онлайн без проверки ки - ...

    View Article
  • SvetlanaMos

    Займ онлайн асбест - http://onezaym.ru <a ...

    View Article