Seminar Hari Anti Korupsi di Bekasi Diwarnai Kekecewaan

By Tegar News (TEN|STV) 11 Des 2018, 19:35:24 WIBHukum

Seminar Hari Anti Korupsi di Bekasi Diwarnai Kekecewaan

Keterangan Gambar : Hari Anti Korupsi Se-Dunia yang dilaksanakan oleh AWPI(Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Bekasi dan berkerja-sama dengan LSM IFC (Indonesia Fight Corruption) serta Pemerintahan Kota Bekasi


BEKASI, TEGARNEWS.com - Seminar yang diadakan untuk memperingati Hari Anti Korupsi Se-Dunia yang dilaksanakan oleh AWPI(Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia) Bekasi dan berkerja-sama dengan LSM IFC (Indonesia Fight Corruption) serta Pemerintahan Kota Bekasi dengan tema "Langkah Nyata Bekasi Cerdas" yang bertempat di Plaza Pemerintahan Kota Bekasi satu-persatu para peserta seminar hadir memenuhi ruangan yang sudah disediakan, beberapa ormas kepemudaan dan para aktifis LSM serta para jurnalis terlihat antusias menghadiri acara tersebut dan tak ketinggalan juga beberapa pegawai pemerintahan kota pun hadir diantaranya, acara yang sedianya turut mengundang Ketua KPK dan Walikota Bekasi sebagai keynote speaker yang berhalangan hadir oleh sebab jadwal kegiatan keduanya yang padat tetap dilaksanakan dan berlangsung cukup interaktif walaupun tergambar jelas kekecewaan yang tak bisa disembunyikan baik dari para peserta seminar maupun penyelenggara kegiatan atas ketidak-hadiran baik Ketua KPK maupun Walikota yang baru saja terpilih.

Intan Sari Geny sang Ketua LSM IFC yang didapuk menjadi salah satu dari pembicara seminar menyatakan langsung kekecewaan nya dihadapan peserta seminar, menurutnya kehadiran kedua petinggi tersebut mempunyai arti yang sangat penting dalam seminar tersebut dimana para peserta akan bisa berinteraksi langsung dengan mereka, "Saya yang sangat kecewa atas ketidak-hadiran Mereka, baik Ketua KPK maupun Walikota Bekasi sebab acara ini bisa menjadi ajang tanya jawab dan berbagi ilmu baik tentang hal-hal yang sedang terjadi di Bekasi mengenai berbagai kebijakan yang dibuat oleh pemerintahan yang tentunya berkorelasi dengan semangat anti korupsi itu sendiri", ujar Intan.


Dalam kesempatan yang sama Zulkarnain Alregar yang akrab dipanggil Bang Zul selaku pemerhati sosial dan jurnalis senior Kota Bekasi pun turut menyatakan kekecewaan nya, "kenapa ya temanya gak langsung mengarah kepada korupsi harusnya di-isi sesuai dengan semangat yang sama, Saya heran kenapa isu-isu yang beredar di masyarakat mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Pemerintahan Kota Bekasi terkait rumor mengenai defisit anggaran, kebijakan-kebijakan lain yang lebih spesifik mengenai trans patriot yang dengar-dengar mempunyai anggaran 11 milyar dimana shelter yang mangkrak hampir setahun serta pembelian 9 unit bus, betul itu harganya segitu? Belum lagi dibidang infrastruktur yang kabar angin nya menunggak sampai 400 milyar dan akan dibayarkan tahun depan sementara Kita mempunyai APBD sebesar 5,2Trilyun, katanya defisit tapi gak defisit, gak defisit tapi gak ada uang, ini gimana sih sebenarnya? Knapa acara memperingati hari anti korupsi yang diadakan ini tak menyentuh sampai kesana?", ungkap Bang Zulkarnain Alregar.


Hal senada juga dinyatakan Sekjend GMBI, Abah Asep kepada awak jurnalis, tema seminar yang diusung mengenai Langkah Nyata Bekasi Cerdas dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Se-Dunia yang dilakukan menjadi kurang greget karena Walikota dan Kadisperkimtam serta perwakilan KPK yang tak hadir dan Abah Asep berpesan bahwa "tingkat kepuasan masyarakat Bekasi itu diukur dari kemampuan melayani masyarakat secara baik, baik itu mempunyai 3 kriteria dasar yaitu Cepat, Tepat dan Efisien dan kedua yang sama pentingnya adalah jangan sampai pelayanan publik pasca pilkada harus lebih ditingkatkan yang menurut data yang Kami terima terjadi penurunan sekitar 40%, papar Sekjend GMBI Distrik Kota Bekasi, Abah Asep Sukarya.


Michael Lengkong sebagai Ketua AWPI yang sekaligus juga ketua panitia acara seminar mengatakan bahwa acara dengan tema ini sebenarnya juga berkorelasi tentang korupsi, cerdas dalam menggunakan anggaran dalam setiap program yang dilaksanakan dan sistem yang bersih dari korupsidan menurutnya undangan juga sudah dilakukan dari jauh hari kepada para pengisi acara, "intinya Kita melaksanakan acara seminar ini dengan mempunyai semangat yang sama yaitu mempunyai pemerintahan yang bersih dari korupsi", pungkasnya. (Machruzar)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • Michaelpsync

    порно на телефон <a href=https://pizdauz.ru>porno</a> ...

    View Article
  • free v bucks

    Hi Boys, Have been put in place whichever Absolutely free V-Bucks websites you used ...

    View Article
  • Johnplush

    Image and reputation are very important and you must embrace and engage with your ...

    View Article
  • jocelynan11

    Sexy pictures each day http://porn.autorank.hotblognetwork.com/?kenzie caylee anthony ...

    View Article