Tahanan Narkoba Berhasil Kabur, Lantaran Takut Mendekam Dipenjara Selama 4 Tahun

By Tegar News (TEN|STV) 28 Feb 2018, 12:12:00 WIBPeristiwa

Tahanan Narkoba Berhasil Kabur, Lantaran Takut Mendekam Dipenjara Selama 4 Tahun

Keterangan Gambar : Tahanan narkoba berinisial DJ (22), berhasil melarikan diri dari kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada 5 Januari 2018(sumber foto Tribunnews.com)


TEGARNEWS.com – Tahanan narkoba berinisial DJ (22), berhasil melarikan diri dari kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada 5 Januari 2018. Dia ditangkap kembali setelah kabur selama 52 hari. Dia kembali bekuk saat beusaha bersembunyi di rumah saudara kandungnya di Desa Gelima Jaya, Kecamatan Susoh, Selasa (27/02/2018). Alasan DJ kabur lantaran takut dipenjara selama 4 tahun.

"Jadi, pada saat saya tanya kenapa melarikan diri, tersangka itu menjawab grogi saya pak, saya takut dihukum empat tahun penjara. Makanya saya lari," kata Wakapolres Abdya Kompol Jamitko di Blangpidie, Rabu (28/02/2018).

Sebelumnya, warga Desa Barat, Kecamatan Susoh itu lalu ditangkap polisi di Abdya karena memiliki barang bukti narkoba jenis ganja seberat 3,2 gram.

Setelah barang bukti dan tersangka diamankan, polisi menyiapkan semua berkas hasil penyidikan, dan diantarkan kepada pihak Kejari Abdya untuk melakukan proses hukum selanjutnya.

Kemudian, saat petugas kejaksaan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, tiba-tiba tersangka DJ tersebut melarikan diri dari ruang kantor Kejari Abdya dengan cara menabrak jendela kaca. Dia ditetapkan dalam daftar pencaharian orang (DPO).

Jamitko kemudian membentuk lima tim buru sergap yang melibatkan polisi sektor di kecamatan-kecamatan, untuk melakukan pencaharian di seluruh kawasan hingga 52 hari kemudian, baru tersangka ditemukan.

"Alhamdulillah, tahanan ini berhasil kita tangkap kembali ini semua berkat informasi yang diberikan oleh masyarakat. Jadi, setelah kita tangkap tersangka ini langsung kita serahkan lagi pada pihak kejaksaan untuk proses pengajuan ke pengadilan," terangnya.

Kajari Abdya, Abdur Kadir memberikan apresiasi kepada pihak Kepolisian yang telah berhasil menangkap buronan tersangka kasus narkotika tersebut.

"Penangkapan ini dilakukan oleh Sat Resnarkoba, Polres Abdya. Kita bekerjasama antara kepolisian dengan intelijen, dan tim tindak pidana umum kejaksaan. Jadi, peristiwa ini kita ambil hikmahnya saja," ujarnya.

Abdur Kadir berkata, meskipun tersangka telah berupaya melarikan diri hingga ditangkap kembali, namun hukuman untuk pelaku tersebut juga masih ada yang meringankan dan ada juga yang memberatkan.

Hukuman yang memberatkan adalah tersangka dengan sengaja melarikan diri dengan alasan takut di hukum 4 tahun penjara. Sementara hukuman yang meringankan tersangka belum pernah dihukum dan memiliki bukti ganja yang sedikit.

"Jadi untuk ke depan setiap tersangka yang berada di kantor Kajari Abdya akan dijaga dengan ketat oleh petugas, supaya peristiwa melarikan diri ini tidak terulang lagi di masa akan datang," ujarnya.

Oleh:Geo|Editor:Reynanda



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • pemesanan jasa seo

    infonya sangat layak untuk dibaca. good job. ...

    View Article
  • toko online alat perkakas di jakarta

    dengan banyak nya tenaga honorer yang tidak terpakai seperti seharusnya bisa ...

    View Article
  • jual sarung tangan safety 3m

    semoga penutupan jalur ini tidak berlangsung lama agar kereta lain bisa beroperasi ...

    View Article
  • Gurgaon Escorts

    People tend to choose the Kolkata escorts because of the spacious ramble of office ...

    View Article