Tolak Kemacetan, Aksi Massa Demo Kantor Walikota Jakarta Utara
Melarang Truk Kontainer Melintas di Jalur Pemukiman Wilayah Jakarta Utara.

By Tegar News (TEN|STV) 25 Jul 2018, 00:32:49 WIBPeristiwa

Tolak Kemacetan, Aksi Massa Demo Kantor Walikota Jakarta Utara

Keterangan Gambar : Aksi Jakarta Utara.


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Ratusan massa yang bergabung dalam 22 elemen masyarakat Jakarta Utara Menggugat melakukan aksi massa di depan kantor walikota Jakarta Utara  pada Senin, 23 Juli 2018. 

Dalam aksi tersebut terjadi bentrokan dengan aparat keamanan akibat empat orang peserta aksi diamankan aparat keamanan. Situasi dapat mereda ketika kawan mereka dikeluarkan dan diterimanya perwakilan dari mereka untuk melakukan dialog dengan Walikota Jakarta Utara.

Dalam aksinya mereka menyampaikan tujuh tuntutan:

1.Melarang truk kontainer melintas di jalur pemukiman wilayah Jakarta Utara

2.Menolak kemacetan yang disebabkan oleh truk kontainer di wilayah Jakarta Utara.

3.Membentuk tim pengawasan dan pengaturan lalu lintas sebagai solusinya.

4.Pertanggungjawaban terhadap korban kecelakaan dan korban meninggal akibat tertabrak truk kontainer

5.Pertanggungjawaban atas kerusakan  lingkungan dan dampak polusi udara bagi warga Jakarta Utara.

6. Mengoptimalkan fungsi jalur tol dan turunkan tarif tol akses khusus pelabuhan bagi truk kontainer.

7.Membangun sinergi positif kepada masyarakat melalui CSR yang diprioritaskan kepada wilayah yang terkena dampak polusi dan kemacetan.

Kemacetan terparah terjadi di pintu keluar masuk pelabuhan dan sekitarnya, karena lemahnya pengawasan dan penindakan aparat dilapangan.

"Titik kemacetan terparah di pintu keluar masuk pelabuhan, untuk arah barat Jl. RE Martadinata sampai dengan Kp. Bandan dan Pelabuhan Sunda Kelapa arah Pluit. Arah Timur sampai Jl. Raya Cacing. Arah Selatan di Jl. Yos Sudarso sampai ITC Cempaka Mas," ungkap Anung MHD juru bicara aksi saat dimintai keterangannya.

"Penyebab kemacetan ini akibat lemahnya pengawasan dan penindakan, serta meningkatnya kuota kontainer dan tidak adanya pemberlakuan jam operasional kontainer," tambahnya.

Kemacetan akibat truk kontainer di Jakarta Utara bukan saja terjadi ditiga jalan utama, namun sudah sampai kepemukiman warga akibat tata kelola pengadaan pool truk kontainer yang tidak efektif.

"Bayangkan saja kontainer sepanjang 14 meter, setiap kurang dalam satu menit dilalui satu unit kontainer. Dalam  15 jam waktu kerja efektif diperkirakan ada sekitar lebihnkurang1000 unit kontainer per hari," katanya.

"Belum lagi ditambah kontainer yang masuk sampai jalan-jalan perkampungan, seperti di Jl. Plumpang Semper sampai Tugu, karena terdapat 30 pool truk kontainer tanpa ijin resmi dan walikota Jakarta Utara harus segera membentuk tim kajian yang bertugas untuk memberikan solusi terhadap persoalan ini," pungkas Anum MHD.

Aksi Jakarta Utara Menggugat ini diikuti oleh 22 elemen masyarakat Jakarta Utara seperti, Viber, Komju, Kobar, Amju, KAHMI, Kosgoro, Geprindo, Laskar Priok, FBR, FPI, PP, Forum RT/RW, IPK, AMPB, Lembaga Eksekutif Betawi, BKPRMI, LMPI, Bamus, Mitra Strategis, OI, Forum Komunitas Kampung Tugu dan APEL. (Stv)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • pemesanan jasa seo

    infonya sangat layak untuk dibaca. good job. ...

    View Article
  • toko online alat perkakas di jakarta

    dengan banyak nya tenaga honorer yang tidak terpakai seperti seharusnya bisa ...

    View Article
  • jual sarung tangan safety 3m

    semoga penutupan jalur ini tidak berlangsung lama agar kereta lain bisa beroperasi ...

    View Article
  • Gurgaon Escorts

    People tend to choose the Kolkata escorts because of the spacious ramble of office ...

    View Article